Rabu, 14 September 2016

PERAN INDONESIA DALAM PERDAGANGAN DAN PELAYARAN ANTARA ASIA DAN EROPA

Negara Indonesia terlibat langsung dalam perkembangan perdagangan dan pelayaraan antara Asia dan Eropa. Hal ini terjadi karena menyangkut dua faktor utama yaitu letak geografis Indonesia yang berada pada jalur pelayaran Asia dan Eropa dan barang-barang yang diperdagangkan, terutama rempah-rempah berasal dari Indonesia.

Pada awalnya rempah-rempah harus menempuh jalan yang bertahap dan untuk sampai pada pasaran di Eropa. Dahulu rempah-rempah diangkut dari Maluku Utara ke Hitu dan Banda. Kemudian diangkut kebagian  barat Indonesia dan selat Malaka. Setelah dari selat Malaka kemudian dibawa ke India terutama Gujarat yang melakukan hubungan dagang langsung dengan Malaka.

Pada tahun 1521 terbuka jalan laut yang menghungkan Indonesia dengan Eropa barat, hal ini dilakukan oleh Sebastian Del Cano. Pusat-pusat perdagangan yang terjadi di laut tengah Tengah merupakan kawasan yang sangat ramai dan sibuk, dan erat hubungannya dengan kota dagang yang ada disekitarnya.

Kota-kota dagang tersebut juga berhubungan dengan kota-kota dagang utama di Eropa Selatan, Eropa Utara, maupun kota-kota pedalaman Eropa. Terkait dengan hal-hal tersebut, maka pusat-pusat perdagangan dan pelayaran dikawasan lautan Tengah ternyata mempunyai peran yang sangat penting karena memiliki hal-hal sebagai berikut :

  1. Sebagai pintu gerbang penghubung kegiatan perdagangan dan pelayaran antara Asia dengan Eropa. Sebagai pusat perdagangan dan sebagai pemasok rempah-rempah untuk bangsa Eropa.
  2.  Sebagai persinggahan para pedagan sebelum melanjutkan perjalanannya.
  3. Sarana tumbuhnya sahabat dan hubungan dagang antar kota-kota dagang.

Namun peran penting yang di sandang Laut Tengah berubah drastis karena kawasan Konstantinopel dikuasi bangsa Turki pada tahun 1453. Dari sejak itu bangsa Eropa mengalami kesulitan untuk mendapatkan barang-barang yang dulunya dipasok oleh Konstantinopel, akibatnya mata perdagangan dan pelayaran antar Asia dan Eropa melalui Konstantinopel menjadi putus.

Setelah hal semua itu terjadi Eropa membuat trobosan baru untuk menembus pusat-pusat perdagangan rempah-rempah di Asi. Bahkan berusaha menembus langsung ke pusat penghasil rempah-rempah yaitu Maluku, Indonesia.

Secara geografis letak Indonesia berada pada posisi silang. yaitu berada antara dua Benua (Benua Asia dan Benua Australia), dan berada di dua Samudra (Samudra Hindia dan Samudra Pasifik). Karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa, menyebabkan Indonesia memiliki curah hujan yang cukup dan sinar matahari sepanjang tahun.

Kondisi alam ini membuat kesuburan tanah diseluruh Nusantara sehingga dapat menghasilakn rempah-rempah yang sangat baik yang di butuhkan oleh negara-negara lain terutama bangsa Asia dan Eropa. Di tambah lagi Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah  menjadi daya tarik yang luar biasa bagi bangsa-bangsa lain dibelahan dunia.

Indonesia mempunyai peran yang sangat penting dalam perdaganan dan pelayaran yang dilakukan oleh berbagai negara dibelahan bumi, terutama bangsa-bangsa yang tinggal dikawasan Asia dan Eropa. Ada beberapa faktor yang membuat Indonesia menjadi penting dalam berkembangnya  perdagangan dan pelayaran Asia dan Eropa, yaitu sebagai berikut :

  1. Kondisi geografis Indonesia sangat strategis, karena melewati jalur perdagangan antara Asia dan Eropa. Jalur laut yang di kenal dengan Jalur Selatan, melalui sebelah selatan Asia. Jalur ini di mulai dari Cina, melalui perairan Indonesia dan Selat Malaka menuju India. Kemudian jalur ini terpecah menjadi dua, yang pertama adalah Teluk Persia melalui Syria menuju Mediterania dan jalur lainya adalah melalui LAut Merah Mesir dan akhirnya sampai Mediterania dan Eropa.
  2. Kekayaan alam Indonesia menghasilkan barang dagangan yang dibutuhkan oleh Eropa. Rempah-rempah dari Maluku sangat dibutuhkan di Eropa sehingga pelayaran melalui peraian Indonesia sambil membawa rempah-rempah dari Maluku untuk diperdagangkan di Eropa.
  3. Karena faktor keamanan, jalur perdagangan dan pelayaran yang melewati perairan Indonesia lebih relatif aman, dengan ombak yang tidak begitu besar.
  4. Indonesia merupakan mata rantai jalur perdagangan dan pelayaran anatar Asia dan Eropa, yang keberadaanya sangat dibutuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar